Selasa, 06 Juli 2010
Menurut Bachtiar, KM Bukit Siguntang tersedia 200 tempat tidur untuk kelas. Sedangkan wisata dan ekonomi sebanyak 600 tempat tidur dan sekiranya peserta maupun tamu membludak, kapasitas KM Bukit Siguntang bisa ditambah sehingga dapat menampung hingga 2.000-an orang.
"Kami memprioritaskan pelayanan dan kenyamanan. Tapi, tergantung kebijakan panitia Sail Banda yang sudah tentu disesuaikan dengan minat peserta maupun tamu," katanya.
Bachtiar mengatakan, Pelni mengerahkan KM Bukit Siguntang, menindaklanjuti hasil pertemuan antara Pemprov Maluku dengan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Direksi PT Pelni di Jakarta pada awal 2010.
"Kami dalam kapasitas sebagai BUMN juga memberikan dukungan lain berupa mempertahankan frekuensi keberangkatan kapal-kapal Pelni dari Ambon menuju Pulau Banda, Kabupaten Maluku Tengah yang dijadikan sebagai salah satu lokasi kegiatan pelayaran internasional itu baik sebelum maupun sesudah event Sail Banda 2010," ujarnya.
Bachtiar memastikan semua kapal PT. Pelni yang melayari rute Ambon-Banda maupun Maluku Tenggara Barat (MTB) dan Maluku Barat Daya (MBD) disiapkan untuk diberangkatkan saat pelaksanaan Sail Banda.
"Kami berharap dukungan yang diberikan ini bagi pelaksanaan Sail Banda dapat berjalan lancar dan sukses agar mampu mendongkrak popularitas Maluku yang kaya potensi wisata bahari maupun sumber daya alam, sehingga terbuka peluang investasi di masa mendatang dan arus kunjungan wisatawan semakin meningkat," katanya. (Ant)

Comments :
Posting Komentar